Wednesday, March 25, 2015

Harmonika Pewujud Mimpi



Harmonika Pewujud Mimpi

Suatu hari Roni sedang melamun di teras rumahnya, ia berkhayal andaikan dia menjadi raja yang berkuasa, akan dia perhatikan seluruh warga di negerinya, tidak akan dia biarkan satu keluargapun kelaparan ataupun kesusahan seperti yang saat ini dia rasakan,
Breeeng,,, suara barang  jatuh memecahkan lamunan Roni.. “(kaget)... suara apaa ituu”?????sahut roni, ia pun menghela nafas seraya menghampiri asal suara itu, yang ternyata berasal dari belakang pintu rumahnya. “Apa ini........?(keheranan)” mengambil barang yang tergeletak diteras rumahnya. “Iniiiiii........seperti harmonika......”,  milik siapaa ini???? Kusam sekali”...lalu membawa harmonika itu ke kamarnya, terlintas dalam fikirannya, “mungkin barang ini sudah tiada guna jadi orang sengaja membuangnya toh barangnya sudah jelek sekali”,, (ejek Roni),” atau..  dicoba akh......siapa tahu  musiknya masih bagus”.......Setelah dicoba, ternyata musiknya masih berfungsi, dan Roni tidak berhenti untuk meniup harmonika tersebut.  Seketika, ia mendengar suara yang sangat merdu, harmonika yang sedang melantunkan lagu,,,, (tercengaang) ekspresi Roni, keningnya mengkerut, “harmonika ini bisa bernyanyi,, mimpikaah akuu.....?????”, Ia mengambil harmonika itu dan mencoba membantingnya siapa tau dia salah perkiraan...tenyata saat dia melakukan itu... “tolooong,,,,toooloong  jangan rusak saya,,”  suara itu seketika menghentikan niatan Roni, “siapa yang teriak minta tolong, disini tiadak ada oranglain selain aku”??, “ini sayaaa harmonika yang anda pegang”,, “apaaa, kamuu bisaa bicara wahai harmonika????”, “bisaaa.....saya Putri tuan dari negeri Dongeng, toloong  jangaan dirusak, saya sudah lelah dilempar-lempar orang” sahut harmonika itu, “Putrriiiii,,,negerii Dongeng.. apaa inii,,, sepertii dongeng sajaa,,,, apaa aqq sedang bermimpii....???( menepuk-nepukk pipinya sesekali ia mencubitnya).. awwww sakiiit,,, inii nyataaaa..... kenapaa kamuu berbentuk harmmonikaa,,,??? (penuh tanya)”, “nantii saya jelaskan, sekaraang tolong bantuu saya dulu tuan,,,,!!!!” isak harmonika tersebut, “bagaimana aku bisa membantumu????”,  “tolong,, pukul saya 3x dengan koin emas”, “ aku tidak punya emas”,kata Roni, “dengan perak(memohon)”, harmonika mempertegas ucapannya, “aku tidak punya perak, aku miskin dan tidak punya apa-apaa,,jangankan barang-barang berharga seperti yang kau sebutkan, uang saja aku tidak punya, aku harus bekerja seharian penuh hanya untuk makan, aku tidak punya apa-apa”, Roni mencoba menerima keadaan, “ yaa sudaah,, pukul saya dengan barang yang anda punya “, harmonika mengambil syarat terakhir, “aku hanya punya uang logam Rp 500,00 (saking miskinnya), ini uang sisa makanku tadi pagi” (sambil memperlihatkan uang ditangannya), “yaa sudah pukul saya sekarang, hati-hati dan konsentrasilah.....!!!!!”, suruh harmonika.
Dipukullah harmonika tersebut dengan uang logam itu, tak lama keluarlah puteri nan cantik jelita, dalam hati Ronii pun terpesona melihatnyaa...cantik ^_^hehe... “Jangan takut tuan, saya Putri dari negeri Dongeng,,saya dikutuk oleh Raja 5 tahun yang lalu, semua itu karena kekhilafan saya yang menyalahgunakan kekuasaan, saya gadis yang manja dan terlalu bebas pergaulan, Raja murka, lalu mengutuk saya, tapi tenanglah sekarang saya sudah berubah tuan, saya tersasar selama beberapa tahun kesana kemari mencari orang yang bisa membebaskan saya dari kutukan tadi, sampai akhirnya saya menemukan anda tuan, terima kasih”. Tutur harmonika. “ sama-sama Putri,,,,,saya senang bisa membantu anda” muka Roni memerah,, “ Raja juga mengingatkan bahwa kelak orang yang menyelamatkankan aku adalah seorang raja di negeri Dongeng dan andalah orangnya tuan,,,” sahut sang puteri, “ (kaget) apaaa... akuu rajaa.. manaa mampuu aku jadi raja, jadi ketua kampung ini saja saya tidak bisa...”Roni tidak mempercayai hal yang dikatakan putri, terkesan terlalu mengada-ngada. Putri Harmonika mencoba membujuknya “percayalah.. anda orang yang paling tepat untuk memimpin karajaan kami, anda baik hati dan juga pemberani, anda akan mampu menjalankan amanah ini dengan baik”. “Aku anak pemulung,, mana mungkiin jadi rajaa???”Roni tetap tak percaya.. “Kenapa tidak,,,, ini buktinya.. (putri  meyakinkan dengan memegang tangan Roni, “ hmmmm bagaimana yaa??? (setelah melakukan proses pemikiran  yang panjang) hmmmm..baiklaah.... saya akan berusaha”. Sahut Roni. “ OK.. anda tidak akan menyesal...” Putri merasa bahagia karena telah menemukan sosok yang selama ini dicarinya.
Akhirnya, Roni dan Putri kembali ke negeri Dongeng yang saat itu tidak memiliki pemimpin karena Ayahanda Putri telah lama meninggal dunia.  Roni menikahi sang putri, ia pun jadi Raja dan Putri jadi Ratu,, sejak itu, negeri Dongeng mengalami puncak kejayaan karena Raja Roni terkenal sosok yang rendah hati dan dermawan, ia juga memperhatikan warganya agar  tidak kelaparan, mimpi yang dulu pun kini tercapai dan ia hidup bahagia.

Created:Leni Siti Syamsiah 1A

No comments:

Post a Comment